MULTIBET adalah agen bola dan agen judi online SBOBET, IBCBET, CASINO, POKER dan BOLA TANGKAS... Terima kasih telah memilih kami sebagai agen terpercaya Anda.. Kepercayaan Anda kepada kami adalah jalan utama kami untuk menjadi yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya.

Setiap Deposit Bonus 5% SBOBET, IBCBET, 368BET, CASINO SBOBET, ASIA8BET, dan 10% BOLA TANGKAS

Customer Service

Akses Multibet88 Via Ponsel

Safesite – Bet Explorer



Judi Online – Penampilan impresif PS TNI pada fase grup Piala Jenderal Sudirman tak lepas dari dukungan suporternya. Mereka seolah tak pernah berhenti menyayikan lagu dukungan dan kerap menggunakan atribut unik di tribun.

Ribuan personel dari tiga matra, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) dikerahkan untuk mendukung perjuangan Legimin Raharjo dkk.

“Karena yang bertanding membawa nama TNI, pendukung dan suporternya melibatkan anggota dari tiga matra, yakni AD, AL dan AU,” ucap Kapten Bonny Vidri Anggoro, Kepala Penerangan Divisi Infanteri 2 Kostrad yang bermarkas di Singosari, Kabupaten Malang.

Mereka mendapatkan instruksi khusus untuk memberikan dukungan. Khusus untuk AD, personel diberangkatkan dari jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad, satuan jajaran Kodam V Brawijaya.

“Yang kami pantau dari AD, ada 1.200 personel dari Divisi Infanteri 2 Kostrad. Belum lagi yang dari AU dan AL,” tutur Kapten Bonny.

Jika suporter lain memiliki tradisi dan berkembang dengan cara berbeda, demikian juga dengan suporter PS TNI. Mereka menerapkan kedisiplinan ala militer untuk suporter yang identik dengan atribut berwarna coklat muda ini.

Tak heran jika selama 90 menit pertandingan mereka tetap konsisten dengan nyanyian dan yel-yel. Sejak awal, doktrin ketat sudah tertanam dalam diri masing-masing personel.

“Kami mendoktrin kepada anggota yang terlibat di suporter agar menghabiskan suaranya,” kata Kapten Bonny.

Doktrin tersebut ternyata tidak main-main. Jika usai pertandingan ada anggota suporter tidak memiliki suara serak, dia akan mendapatkan hukuman.

“Jika ada suara yang tidak serak atau habis, mereka tidak boleh pulang bersama rombongan atau diusir dari luar stadion,” ujarnya.

Untuk lagu dukunganl, suporter PS TNI tampaknya tidak kesulitan. Mereka memiliki variasi yel-yel untuk memberikan dukungan.

“Masing-masing kesatuan TNI punya yel-yel, hal itu yang kami pakai di stadion,” ujar Kapten Bonny.

Selain yel-yel, variasi atribut yang dikenakan juga beragam. Bahkan, masing-masing kesatuan dituntut untuk berkreasi dalam memberikan semangat pada PS TNI.

“Menurut saya, suporter yang luar biasa berasal dari satuan Marinir. Mereka sering terlihat menggunakan pakaian reog untuk mendukung PS TNI,” tuturnya.

Kehadiran PS TNI dan suporternya di stadion sepak bola juga berdampak dengan merchandise yang di jual. Ada hal unik yang muncul karena merchandise PS TNI tersebut tidak dibuat oleh orang dalam TNI.

“Ya, memang sudah banyak merchandise yang beredar, tetapi yang membuat orang luar,” kata Kapten Bonny.

It's only fair to share...

DIrekomendasikan